›Kuliner›Katalog›Tempe Mendoan

Tempe Mendoan

Ornament KiriCita Rasa Gurih Khas BanyumasOrnament

Tempe berbalut tepung setengah matang yang disajikan panas bersama cabai rawit.

Kategori
Jajanan
Rasa
Gurih
Tempe Mendoan
Banyumas,Jawa Tengah
Pemandangan Banyumas
Transisi Wayang
Dekorasi Atas

Jejak Sejarah

Dekorasi Bawah
Burung mengepak
Abad ke-16
1900-an
1945+
1990-an
Masa Kini
Era Kerajaan
ꦌꦫꦏꦼꦫꦗꦲꦤ꧀

Era Kerajaan

Tempe pertama kali ditemukan secara tak sengaja di wilayah Mataram Kuno. Makanan ini berawal dari inovasi brilian proses fermentasi kacang kedelai hitam liar yang dibungkus daun jati.

Masa Kolonial
ꦩꦱꦏꦺꦴꦭꦺꦴꦤꦶꦪꦭ꧀

Masa Kolonial

Mendoan, yakni olahan tempe yang digoreng setengah matang (mendo), mulai sangat populer di wilayah Banyumas. Hidangan ini menjadi cemilan hangat andalan warga untuk mengusir udara dingin.

Pasca Kemerdekaan
ꦥꦱ꧀ꦕꦏꦼꦩꦼꦂꦢꦺꦏꦲꦤ꧀

Pasca Kemerdekaan

Tempe diangkat menjadi pahlawan sumber protein nabati utama bagi seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya sangat diandalkan pada masa-masa awal kemerdekaan yang serba terbatas dan penuh tantangan ekonomi.

Era Modernisasi
ꦌꦫꦩꦺꦴꦢꦼꦂꦤꦶꦱꦱꦶ

Era Modernisasi

Teknik menggoreng tempe di masyarakat semakin bervariasi mengikuti perkembangan zaman. Hadirnya produk tepung berbumbu siap pakai membuat inovasi tempe goreng krispi menyebar luas ke seluruh negeri.

Warisan Nusantara
ꦮꦫꦶꦱꦤ꧀ꦤꦸꦱꦤ꧀ꦠꦫ

Warisan Nusantara

Telah berevolusi dari sekadar makanan kelas jalanan hingga berhasil dihidangkan dengan mewah di restoran bintang lima. Mendoan dan tempe goreng adalah jiwa otentik dari seni kuliner Jawa.

Motif Bunga Kiri
Motif Bunga Kanan
Dekorasi Atas

Bahan-Bahan

Dekorasi Bawah
Membuka manuskrip kuno...
Menyiapkan dapur...
Motif LatarLampu KiriLampu KananOrnamen Kiri 1Ornamen Kanan 1Ornamen Kiri 2Ornamen Kanan 2Ornamen Kiri 3Ornamen Kanan 3